"AI dan digitalisasi harus berorientasi dan digawangi dengan human capital capability," kata Suwardi.
Menurut dia, ada tiga elemen yang harus berjalan bersama dalam transformasi digital, yakni people, technology, dan purpose.
Teknologi tanpa manusia yang memiliki kompetensi dinilai tidak akan menghasilkan perubahan maksimal. Begitu pula penggunaan AI tanpa tujuan yang jelas berisiko hanya menjadi tren tanpa dampak terhadap produktivitas.
Perubahan teknologi tersebut juga membawa konsekuensi terhadap kompetensi tenaga kerja.
Pekerja yang sebelumnya hanya dituntut mampu menggunakan perangkat digital kini perlu memahami bagaimana bekerja bersama AI. Kemampuan memberikan instruksi kepada AI, memverifikasi hasil, membaca data, memahami risiko, hingga mengambil keputusan tetap membutuhkan peran manusia.