Apa Itu ALTNV, Virus Baru yang Ditemukan di China? Ini Penjelasan Sainsnya

Muhammad Sukardi
Virus baru ALTNV dari kutu bisa menular ke manusia. (Foto: Ilustrasi AI)

Dari proses tersebut, peneliti menemukan virus yang kemudian diberi nama Asian longhorned tick nairovirus atau ALTNV. Virus tersebut juga berhasil diisolasi dan ditumbuhkan dalam kultur sel, kemudian dikonfirmasi melalui pemeriksaan imunofluoresensi. Karakteristik virus juga diamati menggunakan mikroskop elektron. 

Bukan Hanya Ditemukan pada Manusia

Penemuan ALTNV tidak berhenti pada sampel pasien.

Peneliti kemudian mencari keberadaan virus tersebut pada kutu di berbagai wilayah China. Dari 47.428 kutu yang dikumpulkan di 15 provinsi, RNA ALTNV ditemukan pada sekitar 1,29 persen sampel.

Prevalensi tertinggi ditemukan pada Haemaphysalis longicornis, yang dikenal sebagai Asian longhorned tick atau kutu tanduk panjang Asia. Sekitar 1,75 persen kutu dari spesies tersebut terdeteksi membawa RNA ALTNV. 

Temuan ini penting karena memberikan petunjuk mengenai hubungan antara virus dengan vektornya.

Eksperimen di laboratorium menunjukkan H. longicornis mampu mempertahankan ALTNV melalui beberapa tahap kehidupannya, termasuk transmisi horizontal, transstadial, dan transovarial. Kutu tersebut juga terbukti dapat menularkan virus kepada tikus dalam percobaan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
13 jam lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

14 jam lalu

Gejala Virus Baru ALTNV Disebabkan Gigitan Kutu, Demam hingga Kelelahan

14 jam lalu

Warning! Virus Baru Ditemukan di China Namanya ALTNV

1 bulan lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal