Tema 'From Taruna Nusantara to the Global Stage' pun diangkat untuk menggambarkan semangat tersebut, yakni mendorong siswa agar mampu berdialog, berkolaborasi, dan memahami beragam perspektif dalam menghadapi persoalan dunia.
Presiden IGN Muhammad Fahrizal mengatakan pendidikan bagi generasi muda tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Kepemimpinan, karakter, identitas kebangsaan, serta kesiapan menghadapi persaingan global juga menjadi bagian penting.
"Perjalanan kalian menuju panggung global tidak dimulai suatu hari nanti. Perjalanan itu dimulai sekarang, ketika kalian mengangkat placard, memilih dialog daripada permusuhan, mengubah gagasan menjadi tindakan," ujar Fahrizal dalam keterangan resminya, Senin (5/10/2026).
Dalam simulasi tersebut, peserta menjalani tahapan yang menyerupai persidangan internasional. Mereka melakukan riset, menentukan posisi negara, menyampaikan argumen, bernegosiasi, hingga menyusun rancangan resolusi.
Sebanyak 301 peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta utama berasal dari enam kampus SMA Taruna Nusantara, yakni Magelang, Cimahi, IKN, Langowan, Malang, dan Pagar Alam. Selain itu, sekitar 40 sekolah non-Taruna Nusantara juga ikut ambil bagian.