Pigmen ini ditemukan dalam hal-hal seperti wortel dan labu dan itulah yang membuatnya berwarna oranye. Karotenoid di kulit dan aliran darah manusia dapat membantu melindungi diri dari dampak radiasi yang berbahaya.
Solomon berpikir manusia dengan tingkat karotenoid tinggi akan lebih mungkin hidup cukup lama untuk bereproduksi. Di Bumi, melanin adalah pigmen kulit alami yang membantu melindungi kita dari sinar UV tetapi mungkin tidak cukup untuk melindungi manusia di Mars.
Mikroba di Bumi mengandalkan karotenoid untuk melindungi diri dari sinar UV yang berbahaya dan para peneliti sudah mencari tanda-tanda pigmen di Mars. Bukti itu bisa menunjukkan bahwa planet ini dapat mendukung kehidupan.
Tengkorak menyusut
Menurut Business Insider, kondisi keras di Mars dapat mengecilkan kerangka dan otot manusia. Astronot yang tinggal di International Space Station (ISS) telah mengalami tulang yang melemah.
Jika efek ini dapat terjadi pada astronot dalam waktu singkat, para ilmuwan berpikir hidup penuh waktu di luar angkasa dapat secara drastis mengubah cara kita dibangun. Tengkorak yang menyusut dapat menyebabkan kondisi neurologis. Tulang dan otot yang lemah dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya.