SIBERIA, iNews.id — Nama Yersinia pestis menjadi sorotan setelah muncul dugaan infeksi pes yang dikaitkan dengan kematian seorang pekerja laboratorium di Siberia, Rusia. Kasus tersebut juga membuat hampir 200 orang menjalani pemantauan dan isolasi setelah diduga melakukan kontak dengan korban.
Namun, hingga kini dugaan tersebut belum menjadi konfirmasi bahwa Yersinia pestis telah menyebabkan wabah di Rusia. Otoritas kesehatan Rusia masih menyebut penyebab kematian korban sebagai pneumonia dengan etiologi yang belum diketahui.
Lantas, sebenarnya apa itu Yersinia pestis dan apa yang terjadi pada tubuh manusia ketika bakteri tersebut masuk? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
Yersinia pestis adalah bakteri gram-negatif berbentuk kokobasil yang menjadi penyebab penyakit pes atau plague. Bakteri ini merupakan zoonosis, yakni penyakit yang dapat berpindah dari hewan ke manusia.
Di alam, Y. pestis terutama bersirkulasi pada mamalia kecil, khususnya berbagai jenis pengerat, serta kutu yang hidup pada hewan tersebut. Manusia umumnya tertular setelah digigit kutu yang terinfeksi.