Pengujian pada model hewan dan tahapan penelitian berikutnya juga diperlukan sebelum pendekatan ini dapat dipertimbangkan untuk uji klinis pada manusia.
Dengan demikian, temuan ilmuwan Jepang ini merupakan salah satu pendekatan yang tengah dikembangkan dalam penelitian kanker. Strateginya memanfaatkan karbon monoksida sebagai pemicu reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa antikanker langsung di dalam sel, bukan memberikan racun secara sembarangan.
Jika efektivitas dan keamanannya dapat dibuktikan melalui penelitian lanjutan, metode ini berpotensi membuka peluang baru dalam pengembangan terapi kanker yang lebih terarah.