CALIFORNIA, iNews.id - Tes NASA mendatang terkait sistem pengalihan asteroid secara tak sengaja memicu hujan meteor buatan manusia pertama. Hasil potensi dari misi Double Asteroid Redirection Tes (DART) ditulis dalam penelitian yang diterbitkan di The Planetary Science Journal.
DART ditujukan untuk menguji kelayakan pesawat luar angkasa yang dapat menyelamatkan Bumi dari dampak asteroid dengan membantingnya sebelum mencapai planet. Misi ini akan mengirim pesawat luar angkasa yang bergerak cepat ke asteroid Didymos.
Asteroid adalah masalah besar. Suatu hari manusia akan bergantung pada pesawat luar angkasa seperti yang digunakan dalam misi DART untuk mendorong batuan luar angkasa yang besar dan mengancam dari jalur tabrakan dengan Bumi.
Namun, seperti yang dijelaskan penulis studi baru, dampak tabrakan asteroid dan pesawat luar angkasa mungacau puing-puing permukaan asteroid, sehingga menciptakan hujan meteor buatan di Bumi. Kabar baiknya, para peneliti mengatakan jumlah material yang terlempar ke luar angkasa relatif kecil.
Material tidak akan cukup menimbulkan masalah bagi manusia di Bumi. Tapi, itu bisa menjadi perhatian bagi pesawat luar angkasa yang tidak berawak atau berawak.