Perwakilan United Nations Indonesia, Diandra Pratami, Economist di Resident Coordinator’s Office of the United Nations Indonesia, menilai keterlibatan generasi muda dalam pembangunan menjadi hal penting.
Menurut dia, anak muda bukan hanya penerima manfaat dari pembangunan, tetapi juga bagian dari pihak yang membentuk masa depan.
Diandra juga mengingatkan bahwa Bandung memiliki sejarah panjang dalam diplomasi internasional. Kota tersebut menjadi lokasi Konferensi Asia-Afrika 1955 yang hingga kini menjadi salah satu simbol kerja sama negara-negara berkembang.
Semangat diplomasi itu kemudian mendapat bentuk baru melalui keterlibatan generasi muda.
Diandra menjelaskan, fokus kerja PBB di Indonesia mencakup human development; nature, decarbonization and resilience; serta economic and digital transformation. Berbagai agenda tersebut juga berkaitan erat dengan kehidupan generasi muda, mulai dari pertanian, aksi iklim, transformasi digital, ekonomi kreatif, kewirausahaan, olahraga hingga kepemimpinan.