JAKARTA, iNews.id - Ampas kopi yang biasanya dibuang setelah menikmati secangkir minuman ternyata bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Kok bisa?
Di Denpasar, Bali, sekelompok penyintas skizofrenia memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan dupa. Namun, di balik produk sederhana tersebut, tersimpan perjuangan mereka untuk kembali produktif, membangun kepercayaan diri, dan memperoleh kesempatan berkarya.
Kegiatan ini dijalankan oleh anggota Rumah Berdaya, sebuah komunitas yang menjadi ruang bagi penyintas skizofrenia untuk mengembangkan kemampuan dan beraktivitas bersama. Melalui proses pembuatan dupa, mereka memiliki kesempatan untuk terlibat dalam pekerjaan sesuai kemampuan masing-masing.
I Nyoman Sudiasa, salah satu penggerak Rumah Berdaya yang juga merupakan penyintas skizofrenia, menceritakan bahwa pemanfaatan ampas kopi sebagai bahan baku dupa mulai dicoba pada 2023. Sebelumnya, kelompok tersebut menggunakan serbuk yang dibeli dari pasaran.
"Awalnya kami menggunakan serbuk yang ada di pasaran. Kemudian, kami mencoba memanfaatkan ampas kopi untuk bahan dupa dan ternyata berhasil," ujar Sudiasa dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).