Penyintas Skizofrenia Bikin Dupa dari Ampas Kopi, Kisahnya Penuh Perjuangan!

Muhammad Sukardi
Penyintas skizofrenia saat membuat dupa dari kopi. (Foto: Istimewa)

Proses pembuatannya terbilang sederhana, tetapi membutuhkan ketelatenan. Ampas kopi dikumpulkan dari sejumlah mitra, kemudian dijemur hingga kering selama kurang lebih satu hari. Setelah itu, bahan diayak agar lebih halus sebelum dicampur dengan serbuk kayu sebagai perekat.

Adonan kemudian diberi air dan tambahan aroma kopi, lalu dicetak menjadi dupa. Produk tersebut kembali dijemur hingga benar-benar kering sebelum dikemas dan dipasarkan.

Dari bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna, Rumah Berdaya kini menghasilkan dupa yang dijual Rp15 ribu per bungkus. Setiap kemasan berisi sekitar 60 batang dupa.

Setiap Anggota Punya Peran Berbeda

Di balik proses produksi tersebut, ada tantangan yang tidak sederhana. Rumah Berdaya memiliki 27 anggota, tetapi hanya sekitar 10–12 orang yang terlibat dalam pembuatan dupa.

Tidak semua anggota bisa mengerjakan tahapan produksi yang sama. Kemampuan konsentrasi dan kondisi setiap orang berbeda sehingga pembagian pekerjaan harus disesuaikan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Survei Kedai Kopi: Pengusaha Jadi Profesi Impian Anak Muda, Disusul Pedagang

14 hari lalu

Kisah Soedomo Mergonoto, dari Kernet Bemo Sukses Dirikan Kopi Kapal Api

20 hari lalu

Dari Dapur Parongil ke Senayan! Kopi Sinaok Binaan DPM Unjuk Gigi di INACRAFT 2026

1 bulan lalu

Kopi dan Pastry Makin Tak Terpisahkan, Begini Budaya Ngopi Zaman Now!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal