Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?

Muhammad Sukardi
Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)

Inilah alasan pengukuran PM2,5 menjadi penting setelah peristiwa seperti erupsi gunung api.

Kemenkes bahkan menemukan konsentrasi PM2,5 di salah satu titik Terminal Damri Bandara Soekarno-Hatta mencapai 63 µg/m³, sementara batas aman yang digunakan dalam pemantauan tersebut adalah 25 µg/m³. 

Berarti Abu Anak Krakatau Masih Melayang di Udara?

Tidak semua PM2,5 yang terukur otomatis dapat disebut abu vulkanik Anak Krakatau. Partikulat udara bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk aktivitas kendaraan, pembakaran, debu dan sumber pencemar lainnya. 

Karena itu, angka PM2,5 menunjukkan adanya partikulat di udara, tetapi tidak sendirian membuktikan seluruh partikulat tersebut berasal dari Anak Krakatau.

Namun, pengukuran tersebut menjadi tanda bahwa kualitas udara masih perlu diperhatikan di wilayah yang sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
8 jam lalu

Hari Ini Genap Sepekan Gunung Anak Krakatau Erupsi, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

11 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 19 Kali Gempa Terekam hingga Pagi Ini

21 jam lalu

Keluarga Berharap Jurnalis iNews Hilang Kontak Dekat Anak Krakatau segera Ditemukan Selamat

22 jam lalu

5 Jurnalis Sempat Pesan Hotel Dekat Posko Sebelum Hilang Kontak dalam Perjalanan ke Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal