Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?
Inilah yang membuat kondisi udara tidak selalu dapat dinilai hanya berdasarkan penglihatan.
Kemenkes menjelaskan bahwa partikulat berukuran kecil seperti PM2,5 perlu mendapatkan perhatian karena tidak selalu terlihat secara kasatmata. Pemantauan menggunakan alat khusus diperlukan untuk mengetahui konsentrasinya di udara.
Dengan kata lain, udara yang tampak bersih belum tentu berarti seluruh partikulat dari episode polusi telah hilang.
Istilah PM2,5 merujuk pada particulate matter dengan diameter aerodinamis sekitar 2,5 mikrometer atau lebih kecil.
Ukurannya sangat kecil jika dibandingkan dengan diameter rambut manusia. Karena berukuran mikroskopis, partikel ini dapat masuk lebih jauh ke dalam sistem pernapasan dibandingkan partikel yang lebih besar.