Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?

Muhammad Sukardi
Virus Yamagata penyebab influenza punah sejak 2020. (Foto: Ilustrasi AI)

"Kalau ada perubahan epidemiologi, rekomendasi vaksin bisa langsung direvisi. Sistemnya dinamis, tidak kaku," tegas dr. Sukamto.

"Dan dari sisi produsen vaksin, kami pun siap dengan perubahan tersebut. Kalau memang ada strain baru, ya, kami perbaiki demi menjaga kesehatan masyarakat," ungkap Vidi Agiorno selaku Presiden Direktur PT Kalventis Sinergi Farma. 

Risiko Laboratorium Tetap Diwaspadai

Meskipun sudah tidak ada di alam, para ilmuwan mengingatkan bahwa virus Yamagata masih tersimpan di berbagai laboratorium penelitian. Selain itu, penggunaan vaksin flu jenis Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV) yang masih mengandung virus hidup yang dilemahkan di beberapa wilayah dunia juga terus diawasi ketat agar tidak memicu reintroduksi virus ke lingkungan.

Punahnya virus Yamagata menjadi bukti nyata bahwa intervensi kesehatan masyarakat yang terintegrasi dapat mengubah sejarah evolusi patogen secara permanen. Dunia kini memasuki era baru perlindungan influenza yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Rekomendasikan Vaksin Influenza Trivalen, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Vaksin Influenza Trivalen Efektif Cegah Penyakit, Orang Dewasa dengan Komorbid Boleh?

57 tahun lalu

Kenapa Vaksin Influenza Tidak Gratis? Satgas IDAI Ungkap Alasannya!

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Batuk Pilek, Influenza Bisa Sebabkan Radang Otak hingga Kematian pada Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal