Bali Jadi Provinsi dengan Non-Perokok Tertinggi di Indonesia, Ini Datanya!

Muhammad Sukardi
Bali menjadi provinsi dengan perokok paling sedikit di Indonesia. (Foto: Instagram)

- Kanker: Berbagai jenis kanker terkait dengan merokok, termasuk kanker paru-paru, mulut, bibir, tenggorokan, dan kulit. 

- Kerusakan otak: Merokok merusak otak dan sistem saraf pusat karena nikotin dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. 

- Gangguan kehamilan: Wanita perokok berisiko lebih tinggi mengalami kemandulan, kehamilan di luar kandungan, atau melahirkan bayi dengan berat badan rendah atau cacat lahir seperti celah langit-langit. 

- Masalah kulit: Merokok dapat memicu hiperpigmentasi (bintik hitam) pada wajah dan membuat jari-jari tangan menguning akibat tar. 

- Menurunkan penyembuhan luka: Merokok mengurangi kadar hemoglobin, yang mengganggu kemampuan tubuh untuk mengangkut oksigen dan memperlambat penyembuhan luka.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warning! Asap Rokok Bisa Sebabkan Anak Autisme

57 tahun lalu

Raperda Kawasan Tanpa Rokok Masih Dinamis, Pemprov DKI: Aspirasi Masyarakat Ditampung

57 tahun lalu

Berapa Cukai Rokok 2025? Ini Aturan Resmi dari Pemerintah

57 tahun lalu

Eks ART Erin Ungkap Syarat Damai, jika Tak Dipenuhi Kasus Jalan Terus ke Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal