Ada kuil dengan arsitektur yang memikat, studio keramik yang memperlihatkan kreativitas seniman lokal, pasar suvenir yang menawarkan beragam kerajinan, hingga kesempatan mencoba Muay Thai yang menjadi bagian dari budaya Thailand.
Belum lagi pengalaman kulinernya, yang memungkinkan wisatawan mengenal karakter daerah melalui rasa dan tradisi makanan.
Dari satu tempat ke tempat lain, Chiang Rai memperlihatkan bahwa kekayaan sebuah destinasi tidak selalu diukur dari seberapa ramai atau terkenalnya tempat tersebut. Terkadang, justru pengalaman yang lebih tenang, perjumpaan dengan budaya lokal, dan kesempatan mencoba sesuatu yang baru membuat perjalanan terasa lebih bermakna.
Chiang Rai adalah harta karun Thailand utara yang layak dijelajahi perlahan. Sebab, di balik setiap kuil, karya seni, aktivitas, dan sajian di meja makan, selalu ada cerita yang menunggu untuk ditemukan.
Jika Anda tertarik untuk mengunjungi kota ini, salah satu maskapai yang menyediakan rute perjalanan adalah Scoot. Keberangkatan dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, lalu transit di Singapura, baru kemudian mendarat di Chiang Rai.
Jika Anda mendapat jam keberangkatan pagi hari dari Singapura, maka Yotelair Singapore Changi bisa menjadi hotel transit untuk Anda pilih. Berada di Changi Airport, memungkinkan Anda membutuhkan waktu lebih singkat untuk bersiap dan tiba di pintu keberangkatan.
So, perjalanan ke Chiang Rai, Thailand, terasa spesial karena bukan hanya mengunjungi destinasi wisata mainstream, tapi bisa mengenal budaya dan kebiasana lokal yang begitu tenang. Happy traveling!