Menpar Ungkap JCWF 2025 Raup Rp6,1 Miliar dan Datangkan Ribuan Pengunjung

Niko Prayoga
Kemenpar ungkap JCWF 2025 berjalan sukses. (Foto: Niko Prayoga)

Bagi Indonesia, tren tersebut membuka peluang untuk mengembangkan pengalaman wisata yang memanfaatkan kearifan lokal. Jamu, rempah-rempah, hingga perawatan tradisional merupakan sejumlah kekayaan budaya yang dapat diperkenalkan kepada wisatawan sebagai bagian dari perjalanan kebugaran.

Kementerian Pariwisata pun memasukkan wellness tourism sebagai bagian dari pengembangan wisata minat khusus dalam program prioritas pariwisata berkualitas.

89 Program Wellness, dari Yoga hingga Lokakarya Jamu

Pada penyelenggaraan tahun ini, JCWF menghadirkan pengalaman yang lebih beragam. Sebanyak 97 komunitas, 32 artisan market, dan 67 wellness practitioner akan terlibat dalam rangkaian festival.

Terdapat 89 program yang dibagi ke dalam enam tema besar. Pengunjung bisa menemukan aktivitas Breathwork and Mindful Movement dengan sembilan kegiatan, Meditation and Sound Healing sebanyak 16 kegiatan, serta Spiritual and Energy Healing dengan 21 kegiatan.

Selain itu, ada Mental Health and Emotional Well-being dengan 16 kegiatan, Art Therapy sebanyak 11 kegiatan, serta Healthy Food and Herbal dengan 12 kegiatan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 jam lalu

Masuk Artisan Market JCWF 2026 Gratis, Syaratnya Cukup Bawa Botol Plastik Bekas!

5 jam lalu

Menjelajahi Wisata Wellness di Jogja, dari Jamu hingga Perawatan Tradisional

1 bulan lalu

Bukan Sekadar Destinasi, Pariwisata RI Harus Ciptakan Pengalaman Bernilai bagi Wisatawan

1 bulan lalu

Strategi Pariwisata Indonesia, Bidik Wisata Bahari dari Yacht hingga Diving

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal