Warga Dilarang Pakai Batik Parang di Desa Ngluyu, Alasannya Menakutkan!

Asry Annisa
Jangan menggunakan batik parang di Desa Ngluyu (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak tradisi dan budaya di berbagai daerah yang masih terjaga hingga kini. Salah satunya, di Desa Ngluyu, yang melarang siapa saja menggunakan batik parang.

Perlu diketahui, Ngluyu merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kabupaten ini sering dijuluki sebagai Kota Angin yang memiliki 20 kecamatan. Banyak keberagaman di Kabupaten Nganjuk mulai dari kesenian, makanan, adat istiadat dan masih banyak lagi.

Desa ini masih menyimpan tradisi turun temurun yaitu melarang warga untuk menggunakan batik parang. Jika hal tersebut dilakukan, hal menakutkan akan terjadi. 

Lantas, kenapa masyarakat di desa itu tidak boleh menggunakan batik parang? Berikut ulasannya dirangkum melalui channel YouTube Pandawa Sasindo A, Rabu (28/9/2022).

Asal usul batik parang

Sebelum mengetahui pelarangan tersebut. Anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai asal usul batik parang. Awal mula dari Pati yang berhasil ditundukkan Putra Adipati Pragola yang bernama Pangeran Suromangunjoyo beserta istri, keponakan, dan pengikut setianya. Dia berhasil melarikan diri dari Giri ke Gresik. Oleh Sunan Giri lalu diberi berbagai ilmu dan ajaran agama.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jakarta Tak Cukup Dijelajahi Sehari, Tren Long Staycation Makin Disukai!

4 hari lalu

Taiwan Makin Ramah Muslim, Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Akhir Tahun!

8 hari lalu

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

13 hari lalu

Celine Evangelista Ada di Bromo saat Kebakaran, Kesaksiannya Mendebarkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal