Warga Dilarang Pakai Batik Parang di Desa Ngluyu, Alasannya Menakutkan!

Asry Annisa
Jangan menggunakan batik parang di Desa Ngluyu (Foto: YouTube)

Jika ada yang sengaja maupun tidak sengaja mengenakan batik parang rusak maupun parang barong, akan datang bencana. Hal itu pernah terjadi, yaitu turun hujan badai, kilatan petir dan juga badai angin.

Dengan adanya kejadian tersebut, batik parang dihilangkan dari Kecamatan Ngluyu. Sebab jika tidak, seseorang yang mengenakan batik tersebut akan mendapatkan marabahaya yang lebih parah lagi. Mitos tersebut sangat  dipercaya oleh masyarakat dan menjadi pantangan yang tidak boleh dilakukan. Itulah alasan tidak boleh memakai batik parang di Desa Ngluyu. 

Terlepas dari rasa percaya atau tidak, alangkah baiknya Anda harus tetap menghormati adat istiadat yang ada. Mitos atau fakta, balik lagi ke pribadi masing-masing mengenai batik parang yang sangat dipercaya oleh masyarakat Desa Ngluyu.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Seleb
7 hari lalu

Raffi Ahmad Salut Sport Tourism Jadi Tren Baru di Kalangan Anak Muda

Destinasi
7 hari lalu

Sport Tourism Half Marathon Perdana di Malang 26 April 2026, Kemenpar Beri Lampu Hijau!

Destinasi
7 hari lalu

Mengintip Deretan Wisata di Bali dari Pantai Kuta hingga Lembah Bangkiang Sidem Ubud

Destinasi
11 hari lalu

Tempat Wisata di Semarang yang Underrated, Wajib Dikunjungi saat Libur Lebaran! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal