Cara penyajian ini awalnya populer di Jawa dan Bali, namun sekarang penyajian ini dinikmati hampir di seluruh Indonesia. Masyarakat Jawa dahulu biasanya meminum kopi tubruk sambil menikmati pisang goreng. Budaya ini terbawa ketika orang Jawa merantau ke daerah lain sehingga cara penyajian dengan tubruk menjadi populer.
Menyeduh dengan menggunakan metode tubruk sangat mudah. Biji kopi ditumbuk atau digiling lalu diseduh dengan air panas langsung di cangkir. Minuman ini dihidangkan beserta ampasnya seperti cara seduh di Turki.
Untuk metode tubruk, Anda dapat menggunakan biji jenis apa pun sesuai selera. Selalu perhatikan bubuk kopi, ada baiknya gunakan biji yang baru digiling dan tidak lebih dari dua bulan sejak di-roast.
Jika Anda terbiasa membeli bubuk yang sudah digiling, pilih roastery yang mengirim bubuk kopi tidak lebih tua dari dua bulan setelah di panggang.
Suhu air juga tidak kalah penting untuk diperhatikan saat menyeduh dengan cara tubruk. Pastikan air benar benar panas, idealnya adalah 93°C. Apabila tidak ada termometer, cukup diamkan air yang baru mendidih sekitar 2 menit sebelum menyeduh.