2. Ikan
Dalam bahasa China, ikan terdengar mirip dengan kata ‘berlebih’. Ikan merupakan, hidangan tradisional pada malam Tahun Baru Imlek. Masyarakat Tionghoa ingin memiliki sesuatu yang berlebih seperti rezeki di akhir tahun. Mereka berpikir, jika berhasil menyelamatkan sesuatu di akhir tahun, maka mereka dapat menghasilkan lebih banyak di tahun berikutnya. Ikan harus menjadi hidangan terakhir yang tersisa, yang melambangkan keberuntungan agar bisa mendapatkan rezeki yang berlebih setiap tahun.
3. Dumplings
Menurut legenda kuno, jumlah dumpling atau pangsit yang dimakan selama Tahun Baru Imlek memprediksi jumlah uang yang akan dihasilkan di tahun mendatang (semakin banyak, semakin baik). Isian dari dumpling cukup beragam, seperti udang, ayam, atau sayuran.
4. Siu Mie atau Mie Goreng
Makanan Imlek selanjutnya yang selalu hadir saat perayaan Imlek adalah Siu Mie. Mi melambangkan umur panjang, Kebahagiaan, serta rezeki yang berlimpah. Ada salah satu hal unik ketika hendak menyantap mi. Di mana seluruh anggota keluarga atau teman yang akan bersama-sama mengaduk mi pada wadah yang sama, saat mengaduk mi tidak boleh sampai putus. Karena jika mie tersebut putus, hal tersebut berarti akan menghambat rezeki selama setahun itu.
5. Jeruk
Jeruk merupakan salah satu makanan yang juga dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan. Dalam bahasa Tionghoa, 'Jeruk' sangat mirip dengan kata keberuntungan dan kekayaan. Warna kulit jeruk yang menyerupai emas, juga melambangkan kemakmuran.
Dari kelima makanan khas Imlek di atas, mana yang jadi favoritmu?