Banyak Makan Jeroan dan Daging Merah Berlemak Bisa Sebabkan Dislipidemia, Apa Itu?

Vien Dimyati
Menjaga pola makan menghindari Dislipidemia (Foto: The Great Courses Daily)

Salah satu penyebabnya adalah obesitas, terutama obesitas sentral dengan penumpukan lemak di sekitar perut. Kemudian, diabetes, hipotiroidisme, kondisi di mana produksi hormon tiroid di bawah normal.

Selain itu ada alkoholisme, akibat penggunaan alkohol berlebihan. Sindrom metabolik, kumpulan gejala berkaitan dengan metabolisme tubuh.

"Ada juga Konsumsi lemak berlebih, terutama lemak jenuh dan lemak trans.
Sindrom cushing, kumpulan gejala akibat tingginya hormon kortikotropin dalam darah. Infeksi berat, seperti pada pengidap HIV. Aneurisma aorta abdominal, kelainan pada pembuluh darah aorta di perut," kata dia.

Menurutnya, sebagian besar dislipidemia tidak memunculkan gejala yang berarti. Dislipidemia biasanya diketahui ketika seseorang menjalani pemeriksaan rutin untuk darah dan kondisi lainnya. Dislipidemia yang berat menimbulkan komplikasi yang serius mengarah kepada penyakit jantung koroner dan stroke.

Lalu, bagi calon pasien dengan tanpa gejala bagaimana dan kapan harus memeriksakan diri ke dokter?

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
9 hari lalu

Apa Itu Tahu Busuk dari China yang Dimakan Tanboy Kun? Ini Jawabannya!

11 hari lalu

Rahang Tuna Diburu Pencinta Kuliner, Ini Rahasia Kelezatannya!

13 hari lalu

Ada Menu Indonesia Favorit Agnez Mo di Hard Rock Hollywood Sepanjang Oktober 2026

13 hari lalu

Kopi dan Pastry Makin Tak Terpisahkan, Begini Budaya Ngopi Zaman Now!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal