JAKARTA, iNews.id - Perjalanan seorang chef tidak selalu berakhir pada pencapaian teknik memasak yang semakin tinggi. Bagi Chef Aman Lakhiani, perjalanan itu juga menjadi cara untuk memahami kembali cita rasa yang telah dikenalnya sejak kecil, ketika masakan Indonesia dan Sindhi India menjadi bagian dari kesehariannya di Jakarta.
Jauh sebelum mendalami teknik memasak Jepang dan memimpin dapur Junsei, restoran yakitori yang pertama kali dibuka di London pada 2021, Aman telah mengenal dunia kuliner melalui dapur keluarganya. Sang nenek menjadi sosok yang memperkenalkannya pada resep-resep keluarga ketika melihat ketertarikan cucunya terhadap makanan.
Kenangan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kuliner Aman. Tumbuh dalam keluarga Indonesia-India, dia akrab dengan hidangan Indonesia sekaligus masakan Sindhi India yang kaya rempah dan aroma. Dua tradisi kuliner itu membentuk pengalaman awalnya mengenal rasa, jauh sebelum dia mempelajari teknik memasak secara profesional.
Namun, perjalanan Aman tidak berhenti pada masakan yang membesarkannya. Ketika menempuh pendidikan kuliner di dekat New York, Amerika Serikat, dia menemukan perspektif baru tentang salah satu makanan yang telah lama dikenalnya: sate.
Pengalaman mengunjungi Torishin, restoran yakitori berbintang Michelin di New York, menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Aman. Di sana, dia melihat bagaimana hidangan sederhana berupa daging yang ditusuk dan dipanggang dapat disajikan dengan kualitas tinggi tanpa harus kehilangan suasana santai.