Setiap wilayah memiliki pengetahuan dan kebiasaan yang berbeda dalam mengolah hasil perkebunan. Pengetahuan tersebut kemudian menjadi bagian dari karakter kopi yang dihasilkan.
Felix mencontohkan keterlibatan perempuan dalam proses pemilihan biji kopi di Flores. Ketelitian dalam memilih biji bukan hanya berhubungan dengan kualitas produk, tetapi juga mencerminkan pengetahuan dan peran sosial yang berkembang di komunitas setempat.
Dengan demikian, specialty coffee tidak hanya berbicara mengenai rasa pahit, asam, manis, atau aroma yang muncul ketika kopi diseduh.
Ada cerita mengenai tempat kopi tersebut berasal, orang-orang yang mengolahnya, serta budaya yang berkembang di balik proses tersebut.
Pandangan mengenai hubungan antara kopi, manusia, dan budaya tersebut kemudian membuat sejumlah pelaku industri kopi mencoba menghadirkan cerita daerah asal dalam produk mereka.