Konsumsi Madu saat Sahur dan Berbuka Puasa, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan!

Vien Dimyati
Mengenal manfaat madu untuk kesehatan (Foto: Healthline)

Di sisi lain, madu manuka juga mengandung glukosa dan fruktosa yang dapat membantu mengembalikan energi yang hilang setelah berpuasa. Karenanya, madu ini cocok dikonsumsi setelah berbuka puasa. Tak ketinggalan, madu manuka dapat membantu sejumlah organ tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan yang terjadi selama satu bulan berpuasa. Sifat anti-inflamasinya mempunyai kemampuan mengatasi masalah pencernaan macam perut kembung.

Selain itu, madu manuka juga memiliki efek prebiotik yang dapat membantu menjaga kesehatan bakteri baik di usus dan menangkal berbagai risiko penyakit pencernaan. Bila masih kurang, kandungan triptofan pada madu juga mampu mendongkrak tingkat produksi hormon melatonin yang dapat membantu memperbaiki kualitas tidur. 

Bahkan, dalam studi Archives of Psychiatric Nursing yang dilakukan pada 2015 silam menyatakan bila salah satu jenis asam amino ini dapat meningkatkan suasana hati. Dalam kasus madu manuka, madu dari nektar pohon Manuka (Leptospernum scoparium) ini dilengkapi sejumlah nilai tambah yang tidak dapat ditemukan di madu pada umumnya. Diketahui, keunggulan-keunggulan tambahan pada madu manuka mencakup penyembuhan luka dan menjadikan kulit glowing serta menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Kabar baiknya, seluruh khasiat itu relatif tidak memiliki efek samping selama dikonsumsi dalam jumlah moderat. Menurut sejumlah hasil studi serta pendapat ahli, 2-3 sendok teh dalam sehari merupakan takaran saji yang disarankan untuk menghindari risiko dampak negatif.

Cermat Pilih Madu Asli

Layaknya berbagai produk lain yang banyak diburu karena sedang ‘musim’ atau memang selalu diincar karena manfaatnya, madu juga tidak lepas dari kemungkinan untuk dipalsukan. Karenanya, penting untuk mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum membawa pulang madu ke rumah. Soal menaksir asli atau tidaknya madu, terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan. Selain melakukan pembuktian menggunakan media air atau cuka dan metode seperti pembekuan, cara paling mudah untuk menimbang keaslian madu dapat dilakukan dengan memerhatikan sertifikasi produk. 

Bicara dari sisi tersebut, keaslian madu Manuka dari Comvita tentunya sudah tidak diragukan lagi. Sebab, Comvita merupakan satu-satunya produsen dengan perolehan Level Guaranteed pada sertifikasi Unique Manuka Factor (UMF) yang mengafirmasi tingkat kumpulan senyawa alami tertentu dalam satu botol madu agar dapat dikategorikan sebagai jenis manuka.

"Tanpa sertifikasi yang diberikan oleh pemerintah Selandia Baru ini, sudah barang pasti konsumen tidak akan bisa mengetahui asal-usul serta tingkat kemurnian madu Manuka di pasar," kata Hendry Evan, Brand Manager Comvita.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebiasaan Buruk Diam-Diam Merusak Tubuh, Dampaknya Baru Terasa Setelah Usia 40 Tahun

57 tahun lalu

Camilan Praktis Makin Digemari Gen Z, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal