Protein kasar ulat sagu juga cukup tinggi, rata-rata 32,54 persen. Kandungan protein yang tinggi pada ulat sagu ini karena akan digunakan untuk membentuk protein struktural yang diperlukan dalam pembentukan jaringan tubuh larva.
Selain protein dan lemak, ulat sagu juga mengandung berbagai asam amino esensial yang cukup tinggi. Laporan Purnamasari (2010) menjelaskan, terdapat 16 asam amino dan 8 di antaranya adalah asam amino esensial seperti isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, triptofan, treonin, dan valin.
"Dengan kandungan asam amino esensial yang banyak itu dapat mencukupi kebutuhan tubuh ulat sagu untuk membentuk protein yang diperlukan bagi pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh," tulis laporan tersebut.
Manfaat ulat sagu bagi kesehatan
Ulat sagu menjadi bekal sekolah memang cukup unik. Tapi, secara umum, ulat sagu sah-sah saja dikonsumsi selagi tidak memicu reaksi alergi. Karena mengandung protein yang tinggi, ulat sagu dapat memberi manfaat baik bagi kesehatan. Apa manfaat mengonsumsi ulat sagu?
Menurut laporan ilmiah di laman Global Health Science Group, ulat sagu dapat memperbaiki gizi buruk seorang anak. Ketika gizi buruk ini dicegah atau diperbaiki, maka risiko penyakit infeksi lebih rendah.
Selain itu, imunitas tubuh juga akan lebih kuat. Bahkan, ulat sagu yang diolah menjadi tepung mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan. So, itu dia alasan kenapa ulat sagu punya protein tinggi dan penjelasan mengenai manfaat konsumsi ulat sagu bagi kesehatan.