Thiwul Gunungkidul Dapat Sertifikat HaKI, Intip Sejarah dan Asal-usulnya 

Wiwie Heryani
Thiwul Gunungkidul Dapat Sertifikat HaKI (Foto: Instagram @wonogirimaknyus)

Adapun daerah yang masih mengonsumsi thiwul sebagai bahan makanan adalah Trenggalek, Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan dan Blitar. Sebagai makanan pokok, thiwul memiliki kandungan kalori yang lebih rendah daripada beras. Bahan baku utama pembuatan thiwul yaitu singkong yang sudah dikeringkan. 

Biasanya, singkong yang dikeringkan itu disebut gaplek atau gogik. Gaplek dibuat melalui penjemuran singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih. Untuk mempercepat dan memastikan tingkat kekeringan singkong, bisa dengan cara dipotong-potong dalam ukuran kecil sebelum dijemur.

Selain singkong yang telah kering, terdapat juga beberapa bahan pendukung lain, seperti gula merah, kelapa parut, daun pandan, daun pisang, garam, serta air. Kemudian dipadupadankan menjadi thiwul. Jajanan ini bisa dinikmati ketika sedang berwisata ke Yogyakarta, khususnya di Gunungkidul.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Apa Itu Tahu Busuk dari China yang Dimakan Tanboy Kun? Ini Jawabannya!

5 hari lalu

Rahang Tuna Diburu Pencinta Kuliner, Ini Rahasia Kelezatannya!

7 hari lalu

Ada Menu Indonesia Favorit Agnez Mo di Hard Rock Hollywood Sepanjang Oktober 2026

7 hari lalu

Kopi dan Pastry Makin Tak Terpisahkan, Begini Budaya Ngopi Zaman Now!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal