Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Panik, Laporan Palsu Inflasi AS Juni 2022 Beredar di Twitter Jelang Rilis dari Pemerintah

Rabu, 13 Juli 2022 - 17:32:00 WIB
Bikin Panik, Laporan Palsu Inflasi AS Juni 2022 Beredar di Twitter Jelang Rilis dari Pemerintah
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre (kiri), berbicara tentang perkiraan Indeks Harga Konsumen dan kenaikan inflasi AS yang berkelanjutan, pada Senin (11/7/2022). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Financial Times melaporkan, dokumen tersebut mengklaim inflasi tahunan pada bulan Juni mencapai 10,2 persen, jauh lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang melonjak 8,8 persen.

Analis Wall Street memperkirakan CPI atau indeks harga konsumen akan menunjukkan lompatan besar 1,1 persen pada bulan Juni 2022, ketika laporan tersebut dirilis Rabu pagi. Diperkirakan, peningkatan inflasi Juni 2022 dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy) naik menjadi 8,8 persen dari 8,6 persen. 

Meskipun telah dikonfirmasi pemerintah AS, laporan palsu inflasi Juni 2022 itu, terlanjur membuat investor panik dan memberi respon negatif. Hal itu, menekan indeks utama Wall Street, di mana S&P 500 ditutup turun 0,9 persen, sedangkan Nasdaq Composite COMP yang berbasis teknologi turun 0,95 persen. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut