Deretan Pelaku Kejahatan Digital di Sektor Keuangan, Doni Salmanan hingga Sergei Pustkov

Ajeng Wirachmi, Tim Litbang MPI ยท Kamis, 21 Juli 2022 - 11:31:00 WIB
Deretan Pelaku Kejahatan Digital di Sektor Keuangan, Doni Salmanan hingga Sergei Pustkov
Doni Salmanan minta maaf dan minta diringankan hukumannya (Foto : Puteranegara/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Kejahatan digital di sektor keuangan memunculkan sejumlah nama yang menjadi aktor kejahatan. Nama-nama ini menjadi buah bibir masyarakat dan media hingga akhirnya ditangkap pihak berwajib.

Melalui aksinya tersebut, para pelaku kejahatan digital menggondol dana nasabah bank atau investasi bodong mencapai miliaran Rupiah.

Berikut deretan pelaku kejahatan digital keuangan yang berhasil diamankan pihak berwajib.

1. Doni Salmanan

Pria asal Bandung ini terlibat kasus penipuan aplikasi Quotex. Diketahui dari berbagai sumber, total kerugian yang diderita para korban akibat investasi bodong ini mencapai nilai Rp24,3 miliar dengan 142 orang korban terdata. 

Namun, jumlah itu menurut polisi belum terungkap semua. Maka dari itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menjadi korban untuk segera melaporkan diri.

Pada 4 Juli 2022, polisi berhasil menyita 141 barang bukti dari kasus tersebut dan total nilainya diprediksi mencapai Rp64 miliar. Barang bukti tersebut tak hanya diambil dari Doni Salmanan, namun juga istrinya, Dinan Nurfajrina Fauzan. 

Barang bukti yang disita dari Dinan adalah dua motor mewah, mobil mewah bermerek Porsche 911 Carera, tiga mobil SUV, dan banyak tas, sepatu, serta pakaian mewah dengan merek ternama dunia. Sementara itu, polisi juga menyita dua rumah mewah di Bandung dan beberapa alat bukti lain dari pihak Doni.

2. Indra Kenz

Crazy rich lainnya yang juga diamankan terkait kasus serupa adalah Indra Kenz. Pembuat konten berjuluk crazy rich Indonesia ini menjadi tersangka kasus penipuan aplikasi Binomo pada 24 Februari 2022. Pria asal Medan pemilik nama lengkap Indra Kesuma itu sebelumya sudah diperiksa pihak kepolisian pada 18 Februari 2022 hingga kemudian ditetapkan sebagai tersangka. 

Melansir Sindonews (24 Juni 2022), polisi menyita dua mobil mewah Indra bermerek Tesla masing-masing seharga Rp1,3 miliar dan Rp2,5 miliar. Ada pula mobil Ferrari dan 12 jam tangan mewah yang disita dari Indra Kenz.

Selain Indra, polisi juga menahan beberapa tersangka lainnya. Beberapa di antaranya kekasih Indra, Vanessa Khong, beserta ayahnya, Rudiyanto Pei. Akibat kasus ini, 14 korban kehilangan uang dengan total nominal sangat fantastis, yakni mencapai Rp26,62 miliar.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda