Kaleidoskop 2023: Apa Kabar Motor Listrik dan Jurus Pemerintah Genjot Program Konversi
Pada 20 Maret 2023, pemerintah pun mulai mencairkan insentif sebesar Rp7 juta per unit bagi masyarakat yang ingin mengkonversikan motornya.
"Kami dari Kementerian ESDM terkait dengan program KBLBB ini bisa kami pastikan kami siap untuk salurkan bantuan pemerintah khususnya untuk program konversi," ucap Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana pada Selasa (7/3/2023).
Aturan soal insentif motor listrik ini tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pedoman Umum Bantuan Pemerintah dalam Program Konversi Sepeda Motor Dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai telah diterbitkan.
Dalam aturan itu juga mengatur hal-hal yang berkaitan dengan penerima Bantuan Pemerintah, jenis dan bentuk bantuan, tata kelola Bantuan Pemerintah, dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Melalui regulasi ini, diharapkan seluruh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dapat ikut terlibat dalam Program Konversi Sepeda Motor.
Guna meningkatkan animo masyarakat untuk beralih dari motor BBM ke motor listrik, Kementerian ESDM juga menggelar Roadshow Program Konversi Motor Listrik ke 10 kota yang diawali di Provinsi Bali pada Juli silam. Kesepuluh kota tersebut diantaranya Bali, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Medan, Balikpapan, Makassar, Mataram dan Kupang.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat untuk mengkonversi sepeda motor BBM-nya menjadi sepeda motor listrik setelah mengetahui bagaimana proses konversi hingga uji tipe dan terbitnya surat kendaraan listrik yang nanti dapat dilihat pada coaching clinic," ucap Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Senda Hurmuzan Kanam.
Senda menilai, untuk mendukung ekosistem program konversi sepeda motor listrik berbasis baterai berjalan dengan baik dan lancar, maka dibutuhkan kolaborasi dan kemitraan dengan seluruh stakeholders, baik instansi pemerintah, BUMN, swasta, akademisi, asosiasi, serta masyarakat.
Saat ini populasi motor ber BBM tercatat lebih dari 120 juta unit dan tren pertumbuhannya mencapai 5-6 persen per tahun yang berpotensi menghasilkan emisi sekitar 300 juta kg per hari. Dengan asumsi satu motor menghemat BBM 354 liter/tahun, bila konversi berhasil potensi penghematan BBM mencapai 51,6 juta barel/tahun, sekaligus menurunkan emisi 0,7 ton CO2/tahun.
"Ini langkah awal mulai dari Bali untuk ke provinsi lain atau untuk Indonesia. Bagaimana Bali berperan dalam mendukung emisi gas karbon melalui konversi BBM ke motor listrik,” tutur Senda.