Kisah IRT Sukses Jadi Pengusaha Camilan dari Bikin Ogel Ogel, Omzetnya Miliaran
Dia memaparkan, di awal berbisnis sebaiknya jangan terlalu memikirkan untung, namun fokus untuk mencari nama karena membutuhkan proses yang sangat lama. Setelah namanya dikenal dan suka, maka produknya akan banyak dicari.
Hal itu yang dijalaninya. Setelah awalnya dia menjual menggunakan sepeda, dititipkan ke toko dan dijual di rumah, akhirnya bisa membuka toko camilan. Tidak hanya Ogel Ogel ciptaannya yang dijual tapi juga camilan lain yang dititipkan di tokonya.
"Sekarang saya cuma duduk manis di rumah, enggak pernah ke mana-mana, jadi bahan datang sendiri, tinggal telpon. Orang yang beli juga datang," ujarnya.
Sekarang, dia bisa produksi minimal 1 kuintal Ogel Ogel setiap hari. Adapun karyawannya pun sudah 15 orang dari sebelumnya hanya dibantu ART. Dia pun memberikan tips bagi yang ingin berbisnis. Pertama, terpenting adalah niat.
"Yang penting orang jualan harus niat. Saya dulu ingin menaklukan Pemalang, sekarang Pemalang tak taklukan (dengan Ogel Ogel)," katanya
Kedua, harus rajin dan semangat. Ketiga, berdoa dan harus dekat dengan Tuhan. Dia mengingatkan, jangan menyepelekan kekuatan doa.
"Waktu mbak-mbak bungkus (Ogel Ogel), saya berdoa, dari 1.000 jadi ya Allah semoga jadi 10.000, itu bener jadi 10.000. Ya Allah moga-moga jadi 100.000, ya Allah jadi 1 juta. Itu kenyataan, tak lakoni. Terakhir moga-moga jadi miliaran, bener itu," tuturnya.
Dia pun menyampaikan, jika ingin dibantu dan diangkat oleh Tuhan, perbanyak membantu orang lain. Seperti dirinya yang membantu pelaku UKM lain untuk menitipkan produk mereka di tokonya.
"Saya angkat temen-temen UKM, semakin kita bantu teman, kita akan diangkat oleh Allah," ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati