Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman
Advertisement . Scroll to see content

Menilik Sejarah Kenaikan Harga BBM sejak Masa Pemerintahan Soekarno hingga Jokowi

Selasa, 07 Februari 2023 - 18:25:00 WIB
Menilik Sejarah Kenaikan Harga BBM sejak Masa Pemerintahan Soekarno hingga Jokowi
Antrean pengguna kendaraan saat mengisi BBM di SPBU. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, kenaikan harga BBM kembali diumumkan pada bulan Maret 2015, menjadi sekitar Rp7.300 untuk premium dan Rp6.900 untuk solar. Pada tahun 2016,  terjadi penurunan harga BBM kembali, di mana harga premium menjadi Rp6.500 dan untuk solar menjadi Rp5.150.

Pada 20 Januari 2018, Jokowi menaikkan harga Pertalite menjadi Rp7.600 per liter. Lalu, pada 24 Maret 2018 harga Pertalite kembali naik menjadi Rp7.800 per liter

Hingga terakhir pada 3 September 2023, harga BBM dinaikan dengan rincian Pertalite yang sebelumnya dijual Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter. Kemudian Pertamax yang semula Rp12.500 hingga Rp13.000 per liter menjadi Rp14.500 per liter. Terakhir Solar yang semula dijual Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter.

Bisa disimpulkan, pada masa pemerintahan Jokowi lah, kenaikan dan penurunan harga BBM paling banyak terjadi. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut