Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siap-Siap, Kemenhub bakal Razia Truk ODOL Mulai Pekan Depan di 5 Titik
Advertisement . Scroll to see content

Rapid Test Mahal, Budi Karya Minta Sri Mulyani Berikan Subsidi

Rabu, 01 Juli 2020 - 18:48:00 WIB
Rapid Test Mahal, Budi Karya Minta Sri Mulyani Berikan Subsidi
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Biaya test cepat (rapid test) Covid-19 saat ini dinilai terlalu mahal. Muncul wacana agar biaya rapid test disubsidi negara.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengakui cukup banyak calon penumpang yang mengeluhkan mahalnya biaya rapid test. Tes tersebut kini menjadi salah satu syarat agar calon penumpang boleh terbang.

Menhub mengatakan, biaya rapid test seringkali lebih mahal daripada harga tiket pesawat. Hal ini tentu saja memberatkan mereka.

Mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu mengungkapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati supaya biaya rapid test disubsidi dari anggaran Covid-19.

"Kami sedang minta ke Menteri Keuangan agar rapid test diberikan subsidi kepada mereka mereka yang akan berjalan," katanya saat rapat kerja dengan Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut