Rincian Biaya Modal Usaha Thrifting untuk Pemula

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 28 Mei 2022 - 12:54:00 WIB
Rincian Biaya Modal Usaha Thrifting untuk Pemula
Rincian biaya modal usaha thrifting untuk pemula. Foto: Ilustrasi usaha thrifting/Pixabay

JAKARTA, iNews.id - Bagi kamu yang ingin memulai usaha thrifting harus mengetahui lebih dahulu usaha tersebut. Selain itu, rincian biaya modal usaha thrifting

Usaha thrifting saat ini sedang tren lho. Banyak anak muda yang menekuni usaha ini. Namun, apa sih thrifting itu?

Dikutip dari goodwillaz.org, thrifting secara sederhana bisa diartikan berbelanja di toko barang bekas, garage sale, atau pasar loak, di mana kamu bisa menemukan barang dengan harga diskon. Barang ini biasanya dalam kondisi baik dan layak untuk dipakai oleh pemilik baru. 

Berbelanja di thrift store berbeda dengan berbelanja di toko retail. Belanja barang bekas lebih tentang berburu daripada menemuka satu barang tertentu. Itu karena thrift store penuh dengan barang antik dan di luar tren. 

Sensasi berburu inilah yang mendorong kebanyakan orang untuk berbelanja di thrift store. Kebanyakan pembeli juga adalah orang-orang yang kreatif. Misalnya, pakaian di thrift store tidak selalu sesuai tren, tetapi mereka yang membeli pakaian di sini bisa berkreasi untuk mengekspresikan gaya pribadi mereka dengan cara yang relevan dengan apa yang sedang tren.

Beberapa thrift store hanya menjual pakaian, tetapi yang lain, menjual apa saja. Barang paling populer yang akan kamu temukan, seperti pakaian, sepatu, tas tangan, furnitur, barang-barang rumah tangga dan linen, perhiasan, seni, perlengkapan dapur, dan banyak lagi.

Rincian Biaya Modal Usaha Thrifting

Nah, setelah mengetahui apa itu thrifting, kamu harus menyiapkan modal. Modal yang dibutuhkan sebenarnya tidak begitu besar lho alias murah dan cara mendapatkan barang thrifting pun mudah. Untuk tahap awal, kamu tak perlu membuka toko. Cukup di rumah dan menjualnya secara online melalui media sosial.

Jika kamu ingin menjual pakaian bekas, modal yang dibutuhkan mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah, tergantung dengan banyak dan jenis barang yang akan kamu jual. Berikut rincian modal usaha thrifting untuk pemula, dikutip dari Jurnal Entrepreneur:

Pakaian bekas biasanya akan dijual dalam hitungan karung, dengan satu karung bisa didapat dengan harga Rp1 juta per karung. Dalam satu karung pakaian bekas, kamu bisa mendapatkan 50 hingga 100 pakaian secara acak, tapi beberapa pakaian mungkin akan cacat atau perlu perbaikan. 

Misalnya saja jika ada 75 pakaian yang bisa kamu jual dengan harga rata-rata Rp50.000 per pakaian, maka kamu akan mendapatkan omzet sekitar Rp3,75 juta. Kamu bisa menentukan harga pakaian sesuai dengan produk yang dijual.

Untuk mendapatkan barang thrifting, sejumlah marketplace banyak menawarkan dalam bentuk paket usaha thrifting. Harganyanya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Kamu tinggal memilihnya disesuaikan dengan budget kamu lalu memesannya dan dalam hitungan hari pesanan akan sampai. 

Selain modal untuk membeli pakaian bekas, ada juga biaya untuk membeli pulsa jika kamu ingin rutin memasarkannya di media sosial. Jika kamu memiliki akun di TikTok, kamu bisa melakukan live untuk menjual barang thrifting kamu. Nah, biaya pulsa ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan, antara Rp150.00-200.000 per bulan. Di samping itu, kamu juga perlu menyiapkan biaya untuk kantong plastik atau bungkus kemasan sekitar Rp50.000-100.000. 

Nah, setelah mengetahui rincian biaya modal usaha thrifting, jangan lupa tips untuk terjun ke bisnis ini, berikut ini:

  1. Ketahui merek dan kualitas produk dan punya nilai jual tinggi.
  2. Perhatikan kondisi barang saat membeli karena kondisi yang baik akan mempengaruhi nilai jualnya.
  3. Bersihkan barang thrifting sebelum dijual, seperti dicuci atau disteril dan disterika lebih dahulu supaya tampak bersih dan rapi.

 Itulah tentang thrifting dan rincian biaya modal usaha thrifting untuk pemula. Selamat mencoba, semoga sukses!

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: