Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Sentuh Rekor Tertinggi 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.000 Triliun
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan, program Layanan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) terus tumbuh sejalan dengan respons masyarakat yang semakin melek terhadap positifnya fungsi industri jasa Keuangan. Laku Pandai saat ini tersebar di banyak daerah dan telah mencetak ratusan ribu agen.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sarjito mengatakan, Laku Pandai menjadi salah satu bentuk saluran distribusi untuk mengakomodasi wilayah-wilayah tertentu yang belum terjangkau produk dan layanan keuangan formal.

"Sampai saat ini, telah terdapat 23 bank penyelenggara dengan total agen sebanyak 428.852 agen yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah rekening yang telah dibuka melalui program ini sudah mencapai 11,8 juta rekening dengan total mencapai Rp1,3 triliun," ujarnya dalam acara workshop Pengembangan Model Bisnis Agen Bank yang Berkelanjutan di Grand Hyatt Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Selain OJK, Bank Indonesia (BI) juga memiliki visi yang sama dalam upaya meningkatkan perluasan akses keuangan melalui program Layanan Keuangan Digital (LKD). LKD adalah kegiatan layanan jasa sistem pembayaran yang dilakukan tidak melalui kantor fisik, namun dengan menggunakan sarana teknologi, antara lain, mobile based maupun web based dan jasa pihak ketiga (agen).

Tercatat ada lima bank dan satu perusahaan telekomunikasi yang menjadi lembaga penyelenggara LKD. Total keseluruhan agen LKD saat ini telah mencapai 190.697 agen. Lebih lanjut Sarjito menuturkan, penyediaan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat merupakan tanggung jawab para otoritas keuangan serta perbankan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut