OJK: Laku Pandai Sudah Cetak 428.852 Agen
Karena itu, dibutuhkan partisipasi dari berbagai pihak untuk mendukung program keuangan inklusif. "Kita berharap bahwa ‘Riset Akselerasi Jaringan Keuangan Indonesia 2017’ ini dapat menjadi salah satu terobosan dalam untuk memperluas akses keuangan untuk semua lapisan masyarakat," katanya.
Sementara itu, program keuangan inklusif juga difasilitasi sarana teknologi informasi yang memudahkan dalam mengakses keuangan sehingga mendorong kemandirian finansial masyarakat, terutama untuk kalangan menengah ke bawah.
"Saya optimis bahwa pengembangan dan pemanfaatan teknologi Informasi di industri jasa Keuangan akan memberikan nilai tambah dalam meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat. Hal ini pada akhirnya akan mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Editor: Ranto Rajagukguk