Bandara Soekarno-Hatta Kerahkan 239 Personel Perketat Pengawasan Wabah Covid-19

Antara · Jumat, 22 Mei 2020 - 05:24 WIB
Bandara Soekarno-Hatta Kerahkan 239 Personel Perketat Pengawasan Wabah Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta mengerahkan 239 personel untuk memperketat pengawasan penyebaran wabah virus corona. (Foto: Ilustrasi/Antara)

JAKARTA, iNews.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta mengerahkan 239 personel untuk memperketat pengawasan penyebaran wabah virus corona. Ini berlaku untuk pengawasan perjalanan domestik dan internasional.

"Jumlah personel untuk titik keberangkatan dan kedatangan saat ini sudah ditambah menjadi 239 personel per hari. Dengan penambahan personel, prosedur dijalankan semakin ketat. Kami pastikan seluruh personel berupaya menjalankan tugas sebaik-baiknya. Apabila ada kekurangan, secara bersama-sama akan dievaluasi," ujar Ketua Pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta, Muhammad Awaluddin dalam keterangan persnya.

Dia mengungakapkan personel yang bertugas telah mengidentifikasi adanya calon penumpang yang membawa dokumen tidak valid hingga surat keterangan rapid test/PCR kedaluwarsa.

"Sampai saat ini terdapat lebih dari 100 calon penumpang yang ditolak berangkat karena tidak memenuhi dokumen yang dipersyaratkan," ujar Awaluddin, yang juga Dirut PT Angkasa Pura II (Persero).

Guna membuat pemeriksaan dokumen dan kesehatan lebih fokus, lanjut dia, kini proses keberangkatan rute domestik di Terminal 2 dibagi ke dalam empat check point yang harus dijalani calon penumpang pesawat.

"Prosedur di setiap check point dilakukan dengan mengedepankan transparansi melalui tatap muka antara personel dan calon penumpang pesawat guna memastikan terpenuhinya aspek keamanan dan keselamatan penerbangan," katanya.

Sementara itu, terkait keamanan selama di bandara, jumlah personel yang bertugas setiap harin terdiri atas Avsec dan Non-Avsec PT Angkasa Pura II (362 personel), BKO TNI (42 personel), dan Polresta Soekarno-Hatta (600 personel).

Diketahui, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covie-19 Letjen Doni Monardo menunjuk Muhammad Awaluddin menjalankan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Soekarno-Hatta.

Dalam struktur, Awaluddin berada di posisi ketua pengarah dan menunjuk Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi sebagai ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Soekarno-Hatta.

Ini sesuai dengan Instruksi Menteri Perhubungan No 09/2016 yang menyatakan harus ada penanggung jawab tunggal (single accountable) dalam operasional kebandarudaraan. Single accountable dalam hal ini adalah Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta.

"Bandara Soekarno-Hatta memiliki peran sangat vital di tengah pandemi ini, salah satunya guna mempercepat penanganan Covid-19. Karena itu, operasional Soekarno-Hatta saat ini didukung atau di-back up oleh adanya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Soekarno-Hatta," ujar Awaluddin.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Soekarno-Hatta sendiri terdiri atas Otoritas Bandara Wilayah I, PT Angkasa Pura II, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, Bea dan Cukai, Imigrasi, karantina, dan TNI/Polri.

"Fokus saat ini adalah menjalankan ketentuan SE 04/2020 terkait dengan keberangkatan penumpang domestik dan SE Menkes 313/2020 terkait kedatangan penumpang internasional," kata Awaluddin.

Editor : Dani Dahwilani