Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Fakta Perang Knetz Vs SEAblings yang Viral di Medsos, Nomor 5 Bikin Geram!
Advertisement . Scroll to see content

Berbentuk Kurva U, Pemulihan Ekonomi ASEAN Diprediksi Lambat

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 19:13:00 WIB
Berbentuk Kurva U, Pemulihan Ekonomi ASEAN Diprediksi Lambat
Ketidakpastian ekonomi global akibat pandemi Covid-19 memberikan tekanan hebat kepada negara-negara di dunia, khususnya negara Asia Tenggara (ASEAN). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Singapura yang telah melonggarkan kebijakan lockdown parsial sejak sebulan yang lalu masih berada dalam ancaman gangguan perdagangan. Jumlah kasus positif corona secara global masih mengganggu permintaan luar negeri untuk barang dan jasa bagi Negeri Singa itu, yang ekonominya bergantung pada ekspor industri manufaktur.

Sementara Indonesia dan Filipina masih berjuang untuk mengendalikan penyebaran virus corona secara lokal. Namun, ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan Filipina dan beberapa negara lainya di ASEAN. Pada Rabu lalu, Indonesia mengalami kontraksi ekonomi 5,32 persen. 

Itu menjadi penyusutan terbesar pertama sejak lebih dari dua dekade. Paracuelles mengatakan, jika semakin lama pemerintah Indonesia mengendalikan wabah, semakin sulit langkah-langkah stimulus untuk meredam pukulan ekonomi.

Sedangkan Filipina, pada Kamis lalu mencatat resesi ekonomi yang menyusut 16,5 persen. Filipina yang kembali memperketat lockdown di ibu kota Manila dan provinsi-provinsi terdekat akan memengaruhi pemulihan ekonominya. Saat ini, negara tersebut menjadi kawasan dengan penanganan wabah corona terburuk di ASEAN.

Pemerintah Filipina masih belum mengeluarkan stimulus sebanyak negara tetangganya untuk meningkatkan perekonomian. "Jika tidak segera responsif, dikhawatirkan pemulihan ekonominya makin lambat, sementara ketidakpastian bisnis akan tetap tinggi," kata Paracuelles.    

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut