Pemprov DKI Terbitkan 50 Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

Djairan · Kamis, 21 Mei 2020 - 10:44 WIB
Pemprov DKI Terbitkan 50 Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

PSBB. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat ada 50 Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang disetujui sejak pendaftaran 15 Mei lalu. Jumlah tersebut dari 1.748 pemohon SIKM yang diterima Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta.

"50 permohonan dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM dapat diterbitkan secara elektronik," ujar Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Benni, Kamis (21/5/2020).

Benni menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa permohonan tersebut ditolak. Salah satunya adalah karena tidak memenuhi ketentuan proses verifikasi dalam penelitian administrasi dan teknis perizinan.

"Salah satunya, kegiatan perjalanan pemohon tidak termasuk dalam penugasan/bidang pekerjaan di sebelas sektor yang diizinkan selama pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dalam Pergub Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta dijelaskan, orang-orang yang diperbolehkan mengurus permohonan SIKM adalah mereka yang bertugas di sektor yang dikecualikan dalam PSBB. Selain itu, masih ada 1.161 permohonan lainnya yang saat ini masih masuk tahap verifikasi. Sebanyak 997 permohonan di antaranya baru masuk pada Rabu (20/5/2020).

Benni melanjutkan, waktu yang dibutuhkan untuk memproses permohonan SIKM bervariasi, tergantung kelengkapan dokumen serta validasi penjamin. Namun, rata-rata validasi perizinan dilakukan dalam waktu 5 jam, sedangkan batas waktu validasi oleh penjamin adalah 3 x 24 jam.

DPMPTSP Jakarta juga merilis data jumlah warga yang mengakses perizinan SIKM. Terhitung sejak dimulainya layanan permohonan SIKM sampai hari ini tercatat ada 67.001 user yang berhasil mengakses perizinan SIKM.

“Melalui komitmen amanah, dedikasi sepenuh hati. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta senantiasa menghadirkan Pelayanan Publik yang Prima di Jakarta” tuturnya.

Sebagai informasi, ada sejumlah persyaratan yang harus dipersiapkan pemohon sebelum mengajukan permohonan SIKM. Berikut sejumlah syarat tersebut:

Khusus Warga yang berdomisili di DKI Jakarta

-Pengantar RT dan RW yang menjelaskan aktivitas perjalanan dinas;

-Surat Pernyataan Sehat bermaterai;

-Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang);

-Surat Keterangan Perjalanan Dinas (untuk perjalanan sekali);

-Pas foto berwarna;

-dan pindaian KTP.

Khusus warga yang berdomisili Non-Jabodetabek:

-Surat Keterangan Kelurahan/Desa Asal;

-Surat Pernyataan Sehat bermaterai;

-Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang);

-Surat tugas/Undangan dari instansi/perusahaan;

-Surat Jaminan dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali);

-Rujukan Rumah Sakit (untuk perjalanan sekali);

-Pas foto berwarna;

-dan pindaian KTP.

Semua berkas itu harus dikonversi ke format digital dan kemudian diunggah di laman permohonan SIKM, melalui situs corona.jakarta.go.id. Setelah berhasil diunggah, permohonan sudah siap diajukan dan tinggal menunggu proses verifikasi lanjutan oleh DPMPTSP.

Editor : Ranto Rajagukguk