Soroti Anggaran Pemda yang Mengendap, Mendagri Minta Menkeu Tahan Dana Transfer

dita angga rusiana ยท Selasa, 04 Mei 2021 - 16:46:00 WIB
Soroti Anggaran Pemda yang Mengendap, Mendagri Minta Menkeu Tahan Dana Transfer
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyoroti anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) yang lebih banyak mengendap di perbankan. Jika tidak segera dibelanjakan, Mendagri meminta Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, untuk menahan dana transfer ke Pemda. 

Tito Karnavian mengatakan untuk menggenjot perekonomian nasional terutama pada kuartal II-2021, tak hanya pemerintah pusat yang bergerak, tetapi perlu usaha juga dari Pemda. 

“Pemerintah daerah harus bergerak. Oleh karena itu tolong belanjakan. Diatur ritme belanja di daerah. Jangan seperti bisnis as usual. Yang biasanya di tahun-tahun tanpa pandemi, itu nanti belanjanya di akhir tahun. Membayar proyek-proyek. Proyeknya selesai baru dibayar,” katanya dalam Musrenbangnas, Selasa (4/5/2021).

Dia mengungkapkan, dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), masih banyak daerah yang belum membelanjakan anggarannya. Sehingga banyak yang mengendap di perbankan.

Terkait hal ini Tito telah memerintahkan Ditjen Keuangan untuk berkoordinasi dengan Ditjen Perimbangan Kementerian Keuangan.

“Nanti untuk zoom in daerah-daerah mana saja dan apa penyebabnya. Kalau memang penyebabnya karena tidak punya konsep untuk membelanjakan anggaran, tidak memiliki target, ya harus dievaluasi kinerjanya. Target kan per kuartal berapa persen yang mau dibelanjakan. Jangan digenjot di akhir tahun,” papar Mendagri.

Dia mengatakan, jika masih ada daerah yang tidak juga membelanjakan anggarannya maka pihaknya akan meminta Menkeu Sri Mulyani untuk menahan dana transfer ke Pemda.

“Saya minta ke Ibu Menteri Keuangan, saran kami nanti kita gunakan transfer berbasis kinerja. Jadi kalau kinerjanya ternyata enggak bergerak lebih baik transfernya ditahan dulu, supaya dia belanjakan dulu. Kalau dia sudah mendekati, mulai berkurang dananya, baru transfer. Tapi kalau ditumpuk dan masih banyak, kemudian ditransfer maka pasti akan disimpan lagi (di bank, red)," ujar Tito Karnavian.

Nantinya, lanjut Mendagri, Dirjen Perimbangan, dan Dirjen Keuangan yang akan memberi data kepada Kemenkeu mengenai daerah mana saja yang belanja anggarannya tidak bergerak. 

Editor : Jeanny Aipassa