Presiden Jokowi Sambut Baik Usulan Penyelamatan Industri Film Nasional 

Siska Permata Sari · Kamis, 11 Maret 2021 - 08:07:00 WIB
Presiden Jokowi Sambut Baik Usulan Penyelamatan Industri Film Nasional 
Presiden Jokowi menyambut baik permintaan menyelamatkan industri film dari hulu sampai hilir yang terdampak besar pandemi Covid-19. (Foto: Antara) 

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik permintaan menyelamatkan industri film dari hulu sampai hilir yang terdampak besar pandemi Covid-19. Pelaku industri film terdiri atas produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia telahbmengajukan lima permintaan kepada pemerintah. 

Pertama, stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mekanisme transparan; Kedua, kampanye "Kembali Menonton di Bioskop" berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton bioskop di kala pandemi; Ketiga, keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia; Keempat, langkah cepat, nyata, dan tegas memberantas pembajakan film; Kelima, percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri film. 

Menanggapi itu, Presiden Jokowi meminta kementerian-kementerian terkait menyusun paket stimulus dan terus berkomunikasi dengan pelaku industri dalam usaha penanggulangan Covid-19, vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, kementeriannya akan melakukan sertifikasi Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental sustainability (pelestarian lingkungan) alias CHSE untuk bioskop seperti yang dilakukan sektor pariwisata lainnya untuk meyakinkan penonton. Pemerintah pusat juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang belum dibuka. 

Untuk menangani pembajakan, Presiden Jokowi menginstruksikan segera membuat satuan kerja yang merupakan gabungan antara Kepolisian, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Keminfo), dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Untuk vaksinasi, Menteri Sandiaga Uno mengatakan sedang dilakukan pendataan hingga 14 Maret 2021 berkoordinasi dengan Badan Pefilman Indonesia (BPI). Adapun proses vaksinasi dimulai awal April 2021. 

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2