Review Serial My Chef in Crime di VISION+, Chef Ikutan Bongkar Kasus Pembunuhan!
Hasil autopsi justru menemukan kandungan tetrodotoxin dalam tubuh Chef Anthony. Rama yang ingin membersihkan namanya kemudian menawarkan bantuan dalam penyelidikan. Dengan pengetahuan kulinernya, ia membantu mengidentifikasi bagaimana racun tersebut bisa berkaitan dengan kematian Chef Anthony.
Dari sinilah penyelidikan mereka semakin melebar. Satu demi satu petunjuk membawa Rama dan Vita pada keberadaan kitchen staff misterius, bahan-bahan ilegal, hingga kasus perdagangan manusia.
Review serial My Chef in Crime
1. Chef bukan cuma masak, tapi ikut memecahkan kasus pembunuhan
Hal paling menarik dari My Chef in Crime adalah premisnya. Biasanya, ketika membicarakan cerita kriminal, kita akan menemukan polisi, detektif, forensik, atau investigator yang mencari bukti dari TKP. Namun, serial ini memasukkan satu elemen yang cukup tidak biasa: dunia kuliner. Rama bukan sekadar chef yang kebetulan terlibat dalam kasus pembunuhan.
Keahliannya justru menjadi bagian penting dalam proses investigasi. Teknik memasak, bahan makanan, hingga pengetahuan tentang kuliner digunakan untuk membaca petunjuk yang ditinggalkan dalam sebuah kasus. Bahkan, salah satu gagasan utama serial ini adalah bagaimana teknik memasak dapat diparalelkan dengan cara kerja forensik.
Jadi, dapur di My Chef in Crime bukan cuma tempat untuk membuat makanan. Dapur juga bisa menjadi tempat ditemukannya petunjuk. Konsep tersebut membuat serial ini punya daya tarik tersendiri karena penonton diajak melihat kasus kriminal dari sudut pandang seorang chef.