’Twisted’ Original Series Horor Komedi: Film Rasa Bioskop, Tayang Eksklusif di Vision+

Rizqa Leony Putri · Senin, 26 Oktober 2020 - 19:12:00 WIB
’Twisted’ Original Series Horor Komedi: Film Rasa Bioskop, Tayang Eksklusif di Vision+
Adink Liwutang didapuk sebagai nahkoda original series ‘Twisted’ bersama aktor sekaligus sutradara Martin Anugrah dari Cameo Project. Original series ini akan tayang ekslusif di Vision+. (Foto: MNC Media).

Mengarahkan format tayangan dalam bentuk original series yang hanya berdurasi 30 menit, Adink mengatakan bahwa hal tersebut adalah sebuah tantangan tersendiri.

“Hanya berdurasi 25-30 menit. Beda dengan film yang lengkap dengan background story, di series waktunya begitu cepat sementara kita perlu menyampaikan emosi yang panjang. ‘Twisted’ ini harus ditonton karena pemain dan story-nya fresh, dan sebetulnya ini adalah story untuk layar lebar. Saya excited dengan premisnya yang menurut saya premis layar lebar tapi kita jadikan series.”

Dalam kesempatan wawancara sama, Martin Anugrah yang juga merupakan sutradara ‘Twisted’ mengatakan, keputusan untuk membuat ‘Twisted’ sebagai original series perdana Vision+ ini merupakan buah pemikirannya bersama Clarissa Tanoesoedibjo yang juga merupakan produser eksekutif, agar dapat memberikan konten yang pas untuk positioning dari platform layanan OTT ini.

“Kita memang mau membuatnya lebih premium, konten-konten yang memang bagus, high quality. Dan kebetulan yang paling dekat adalah Halloween, yang gak jauh dari horor, komedi, dan ada thriller-nya juga,” kata pria yang juga merupakan CEO Cameo Project ini.

Martin juga menceritakan, pada awalnya ‘Twisted’ direncanakan untuk dibuat 8 episode secara bersambung. Namun dengan adanya beberapa kendala pada teknis, produksi, waktu yang mepet, hingga talent, pria yang juga pernah membintangi ‘Mars Met Venus’ ini memutuskan untuk memproduksi ‘Twisted’ menjadi 8 episode dengan jalan cerita berbeda. Disitulah dia memutuskan untuk menggaet Adink Liwutang untuk support baik teknis maupun visual.

“Ketika Martin mengajak untuk saya terlibat pada proyek ini, saya melihat ada premis yang sangat menarik,” kata Adink.

“Kita semua godok dengan benar-benar. Yang menentukan talent dia (Martin), kreatifnya juga dia, saya cuma menjembatani bagaimana menjadi sebuah visual dan background story yang kuat secara karakter. Selebihnya kami sama-sama men-direct."

Menyutradarai original series yang mengangkat genre horor komedi, Adink mengaku sempat mendapati kejadian yang cukup mistis di lokasi syuting yang membuatnya merinding saat diminta untuk menceritakannya kembali. “Pada saat syuting episode ‘Sendiri’, kita mendengar suara lain. Suara menangis. Dan yang lain gak mendengar.”

Editor : Zen Teguh