V+Short Diluncurkan di Hong Kong, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Bidik Pasar Global sejak Hari Pertama
"Dan yang cukup mengejutkan, produksi berbasis AI ini karena kami telah melokalisasikannya sedemikian rupa agar menarik bagi pasar Amerika Latin tingkat konsumsinya juga tinggi di Filipina, dan juga di Meksiko," pungkas dia.
Menurut Clarissa, format microdrama yang mengutamakan perangkat seluler juga memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengembangkan dan menguji sebuah cerita. Produsen dapat melakukan A/B testing terhadap berbagai pendekatan cerita sekaligus melihat respons penonton di sejumlah pasar.
Bagi V+Short, pola tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menguji sejauh mana cerita dari Indonesia dapat diterima oleh penonton di luar negeri, sekaligus membuka peluang baru bagi kreator dan IP lokal untuk masuk ke pasar global.
Editor: Muhammad Sukardi