4 Pengaruh Ganja pada Tubuh, Salah Satunya Merusak Otak
JAKARTA, iNews.id - Musisi Erdian Aji Prihartanto atau Anji mengejutkan para penggemarnya. Pada Jumat, 11 Juni 2021, dia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.
Saat penangkapan sang musisi, ada barang bukti ganja yang ikut diamankan. Hal tersebut dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo. “Yang bersangkutan kami tangkap sendiri dengan barang bukti narkotika yang kami duga ganja," ujarnya, Minggu (13/6/2021).
Selain Anji, beberapa selebriti sempat terseret kasus narkoba gara-gara ganja. Di antaranya saja ada Dwi Sasono, Rifat Umar, Fachri Albar, Ozzy Albar, hingga Jefri Nichol.
Lantas, apa itu ganja dan bagaimana efeknya pada tubuh? Berikut fakta-fakta ganja dirangkum dari Drug Abuse, dilansir Senin (14/6/2021).
1. Berfungsi setelah 30 menit hingga 1 jam
Ganja merupakan jenis narkoba yang menggunakan tanaman Cannabis sativa atau Cannabis indica. Tanaman ini mengandung THC kimia yang mengubah pikiran dan senyawa serupa lainnya.
Ketika seseorang merokok ganja, THC dengan cepat berpindah dari paru-paru ke aliran darah. Ini, kemudian membawa bahan kimia tersebut ke otak dan organ-organ lain ke seluruh tubuh. Namun, THC akan lebih lambat diserap tubuh ketika penggunaannya dengan cara dimakan atau diminum. Umumnya, efek dari ganja tersebut dapat terasa setelah 30 menit hingga 1 jam.
2. Bisa bikin halusinasi dan delusi
Ganja memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang apabila rutin menggunakannya. Ganja lebih mengaktifkan bagian otak yang mengandung jumlah reseptor tertinggi. Inilah yang menyebabkan narkoba ini membuat pemakainya “nge-fly”. Sejumlah efek jangka pendeknya di antaranya indera yang berubah, perubahan suasana hati, kesulitan dalam berpikir dan memecahkan masalah, memori atau ingatan yang terganggu, halusinasi dan delusi jika dikonsumsi denhan dosis tinggi, hingga psikosis.