4 Pengaruh Ganja pada Tubuh, Salah Satunya Merusak Otak
3. Bikin kecanduan
Pemakaian ganja dapat mengarah pada gangguan penggunaan zat psikoaktif. Ini adalah penyakit medis di mana orang tersebut tidak dapat berhenti menggunakannya meskipun hal itu menyebabkan masalah kesehatan dan sosial dalam kehidupan mereka. Gejala yang parah juga dikenal sebagai kecanduan. Survei menemukan, orang-orang yang menggunakan ganja dalam jangka panjang dan mencoba berhenti merasakan gejala mudah marah, nafsu makan menurun, gelisah, dan mudah lapar.
4. Efek buruk pada otak
Sementara efek jangka panjang yang buruk bagi otak. Ketika seseorang mulai menggunakan ganja di usia remaja, obat tersebut dapat merusak fungsi berpikir, memori, belajar dan mempengaruhi bagaimana otak membangun hubungan antara area yang diperlukan untuk fungsi-fungsinya. Penggunaan ganja jangka panjang juga memberikan efek masalah kesehatan fisik dan mental.
Efek fisik yang dirasakan adalah masalah pernapasan, peningkatan denyut jantung, mual dan muntah yang intens, hingga Sindrom Hiperemesis Cannabinoid, sindrom yang menyebabkan pengguna mengalami siklus mual, muntah, dan dehidrasi. Kemudian efek gangguan kesehatan mental yang dirasakan yakni halusinasi sementara, paranoia sementara, depresi, kecemasan, dan pikiran untuk bunuh diri.
Editor: Elvira Anna