4 Tips Clean Eating, Sukses Turunkan Berat Badan 10 Kg seperti Prilly Latuconsina
Asupan sayur dan buah penting bagi kesehatan tubuh karena dapat mengurangi beragam risiko penyakit kronis. Mulai dari tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, penyakit jantung, obesitas, hingga kanker.
Gara-Gara Diet Ketat, Aurel Hermansyah Dilarikan ke Rumah Sakit Jelang Pergi Haji
Ini tidak terlepas dari kandungan seratnya yang membantu menjaga mikrobioma di dalam tubuh. Mikrobioma merupakan kumpulan bakteri baik yang ada di usus. Fungsi mikrobioma ini juga dapat mencegah dari penyakit autoimun, melawan patogen dan infeksi, bahkan ampuh meningkatkan suasana hati (mood).
Konsumsi whole grain (gandum utuh)
Whole grain atau biji-bijian utuh sangat dianjurkan bagi Anda yang ingin memulai clean eating. Gandum utuh ini dapat berupa biji-bijian yang minim proses seperti quinoa atau oat. Namun bagi Anda yang kurang menyukai 2 jenis bahan makanan tersebut, Anda bisa menggantinya dengan roti atau pasta gandum. Lalu kombinasikan dengan bahan makanan sehat lainnya seperti potongan alpukat untuk membuat avocado toast.
Kurangi konsumsi daging
Penelitian baru-baru ini melaporkan, mengurangi konsumsi daging terbukti ampuh dalam menjaga kesehatan tubuh. Mengurangi konsumsi daging dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, dan menjaga berat badan agar tetap ideal.
Namun, bukan berarti Anda harus menghindari konsumsi daging sepenuhnya. Cukup sesuaikan porsi daging yang diperlukan sesuai dengan berat badan. Direkomendasikan untuk mengonsumsi 0.8 gram protein per kilogram berat badan. Contohnya, Anda membutuhkan sekira 56 gram protein untuk pria dan 46 gram protein untuk wanita.