Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Kekeringan Jakarta September 2026 Bisa Jadi Surga Nyamuk DBD
Advertisement . Scroll to see content

58 Tahun Lawan DBD, Kenapa Penyakit Ini Tak Kunjung Hilang dari Indonesia?

Minggu, 06 September 2026 - 12:29:00 WIB
58 Tahun Lawan DBD, Kenapa Penyakit Ini Tak Kunjung Hilang dari Indonesia?
Ilustrasi anak diserang nyamuk DBD. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Upaya menekan kematian akibat dengue tidak bisa hanya mengandalkan pengobatan ketika pasien sudah dalam kondisi berat. Deteksi kasus sedini mungkin, akses terhadap pelayanan medis, tata laksana yang tepat, serta rujukan cepat ketika muncul tanda bahaya menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

Surveilans juga perlu diperkuat agar peningkatan penularan dapat dikenali dan direspons sedini mungkin.

Ada Wolbachia hingga Vaksinasi Dengue

Pengendalian dengue juga semakin berkembang. Pencegahan kini tidak hanya mengandalkan pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk.

Pendekatan yang dilakukan mencakup pengelolaan lingkungan, pengendalian vektor, penguatan surveilans dan sistem peringatan dini, serta pemanfaatan inovasi seperti teknologi Wolbachia dan vaksinasi dengue.

Artinya, menghadapi DBD membutuhkan perlindungan berlapis.

Masyarakat tetap memiliki peran penting melalui pemberantasan sarang nyamuk dan perlindungan diri, sementara pemerintah dan sektor kesehatan perlu memastikan sistem deteksi, pengendalian, serta pelayanan medis berjalan efektif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut