6 Tanda-Tanda Metabolisme Anda Melambat
Kelelahan
Jika Anda merasa sangat lelah akhir-akhir ini, meski Anda belum banyak berolahraga, itu bisa berarti Anda bisa menderita kelelahan kronis, yang disebabkan oleh tingkat metabolisme yang lambat. Bila tingkat metabolismenya lambat, kemampuan tubuh untuk memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi berkurang, membuat Anda merasa lelah.
Kulit Kering
Kulit kering bisa menjadi gejala sejumlah kondisi, seperti masalah kulit psoriasis, dehidrasi, perubahan kondisi cuaca. Namun, jika Anda merasa melihat kulit menjadi kering dan sering pecah, tanpa ada alasannya, maka itu bisa menjadi gejala dari metabolisme yang lambat, karena tingkat pH kulit juga terpengaruh dengan tingkat metabolisme yang lambat.
Rambut Rontok
Biasanya, ketika orang mulai mengalami rambut rontok kronis, mereka mengaitkannya dengan stres, malnutrisi, keturunan. Namun, terkadang rambut rontok juga bisa menjadi gejala metabolisme yang melambat. Bila tingkat metabolisme Anda melambat, akar rambut tidak akan mampu menyerap banyak nutrisi, sehingga membuat akar rambut lebih lemah dan menyebabkan rambut rontok.
Sakit Kepala
Sakit kepala adalah salah satu penyakit yang paling umum dialami banyak orang. Penyebab sakit kepala sangat banyak, mulai dari stres hingga kanker otak! Metabolisme yang lambat juga bisa menjadi penyebab sakit kepala, karena kondisi ini menyebabkan kadar hormon kortisol meningkat, menyebabkan sering sakit kepala.
Kehilangan Konsentrasi
Konsentrasi dan fokus sangat diperlukan ketika bekerja, sekolah, dan kehidupan pada umumnya. Konsentrasi adalah aktivitas otak, yang bisa terpengaruh jika ada masalah kesehatan yang telah mempengaruhi otak Anda. Kehilangan konsentrasi bisa jadi merupakan gejala lain dari metabolisme yang lambat. Metabolisme yang melambat dapat mempengaruhi fungsi otak dan karenanya mempengaruhi tingkat konsentrasi
Editor: Nanang Wijayanto