Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi 40,4 Ton Beras hingga 4,5 Ton Gula Impor Ilegal Masuk RI, Langsung Disegel Mentan 
Advertisement . Scroll to see content

7 Mitos dan Fakta Seputar Masalah Kesehatan, Nomor 6 Masih Dipercaya Banyak Orang

Selasa, 30 Juni 2020 - 15:19:00 WIB
7 Mitos dan Fakta Seputar Masalah Kesehatan, Nomor 6 Masih Dipercaya Banyak Orang
Susu memiliki khasiat baik buat kesehatan. (Foto: Boldsky)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Derasnya informasi mengenai masalah kesehatan yang beredar di dunia maya, membuat sulit untuk membedakan antara mitos dan fakta. Namun, ahli nutrisi dari universitas di Belanda ini membantu untuk menguraikannya.

Ardy Brian Lizuardi, Master of Science in Nutrician and Health Wageningen University, Belanda menyebutkan beberapa fakta dan mitos seputar masalah kesehatan seperti ngemil bisa membuat gemuk, gula pasir sumber energi penting, konsumsi MSG bisa membuat rusak otak hingga gula aren lebih sehat dari gula pasir. Nyatanya, tidak semua yang disebutkan di atas benar.

1. Ngemil bikin gemuk

Ardy mengatakan secara umum nyemil tidak membuat badan menjadi gemuk, bahkan membantu untuk mengurangi berat badan asal yang dikonsumsi rendah kalori dan kaya serat.

"Studi menyebutkan bahwa ngemil sehat, tinggi serat dan mengandung protein ternyata akan membuat asupan kalori berkurang. Jadi, mereka enggak akan makan terlalu banyak saat jam makan datang. Dengan nyemil, lambung jadi terisi dan kita cenderung makannya jadi enggak banyak saat jam makan," kata Ardy dalam bincang-bincang virtual NutriClass, Selasa (30/6/2020).

2. Gula pasir sumber energi penting

Hal ini tidaklah benar. Sebab, gula pasir mengandung karbohidrat sederhana yang akan berubah menjadi energi namun tidak memiliki manfaat lain. Gula pasir juga akan membuat kadar gula tubuh meningkat dengan sangat cepat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut