Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jabodetabek, Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Membersihkannya
"Disiram pakai air, ya, disiram pakai air," ujarnya.
Selain cara membersihkan abu, Dokter Tirta juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker. Menurut dia, abu vulkanik tetap perlu diwaspadai meskipun terlihat tipis.
"Kalian kalau ke mana-mana, aktivitas outdoor, walaupun abunya tipis, itu harus memakai masker," kata Dokter Tirta.
Dia menjelaskan, abu yang terhirup secara berulang dapat memicu gangguan pada saluran pernapasan.
"Abunya itu kalau terhirup terlalu sering ke dalam saluran pernapasan, itu bisa menyebabkan reaksi alergi dan bisa menyebabkan gangguan saluran pernapasan atas. Bahkan pada kondisi parah bisa menyebabkan bronkitis," tuturnya.
Dokter Tirta juga memberikan peringatan bagi masyarakat yang terkena abu vulkanik pada bagian wajah. Dia meminta warga tidak langsung menggosok wajah karena partikel abu dapat menyebabkan iritasi atau goresan pada kulit.